LKPTS Tahap II Pimda Tapak Suci Putera Muhammadiyah 070 Kendal Perkuat Kader Pelatih melalui Pendalaman Jurus Lembu dan Senam Sang Surya
Kendal – Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah (Pimda TSPM) 070 Kabupaten Kendal kembali menyelenggarakan Latihan Kader Pelatih Tapak Suci (LKPTS) Tahap II pada Ahad, 19 Juli 2026, bertempat di Padepokan Pusaka Sukorejo, Kabupaten Kendal yang dibina oleh Pendekar Mastur Darori, sementara materi kepelatihan disampaikan oleh Pendekar Supangat.
Dalam pelaksanaan LKPTS, proses pembelajaran dilakukan secara bergantian oleh para pendekar senior, di antaranya Pendekar Suprapto, Pendekar Muhammad Shobirin, Pendekar Khaerudin, dan pendekar lainnya sesuai bidang keahlian masing-masing. Pola pembinaan tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan yang lebih luas kepada para peserta, baik dari aspek teknik, metodologi kepelatihan, maupun penanaman nilai-nilai ke-Tapak Suci-an.Materi yang diberikan pada pertemuan kali ini difokuskan pada penguatan kemampuan teknik dasar, meliputi Jurus Dasar Lembu 1 sampai 6, Jurus Baku Lembu, serta Senam Sang Surya. Seluruh materi dipraktikkan secara langsung agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menguasai teknik gerakan secara benar sesuai kaidah Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Pelatih materi, Pendekar Supangat, memberikan penekanan pada ketepatan teknik, kekuatan kuda-kuda, keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, serta penghayatan filosofi setiap jurus. Menurutnya, seorang pelatih Tapak Suci tidak hanya dituntut mampu memperagakan gerakan, tetapi juga harus memahami metode pembelajaran sehingga mampu mentransfer ilmu kepada peserta didik secara efektif.
Ketua Panitia LKPTS, Kader Saeful Amri, menjelaskan bahwa LKPTS Tahap II diikuti oleh 18 peserta yang merupakan utusan guru-guru sekolah Muhammadiyah serta siswa-siswi Tapak Suci se-Kabupaten Kendal. Para peserta dipersiapkan menjadi kader pelatih yang nantinya akan memperkuat pembinaan Tapak Suci di sekolah, cabang, maupun unit latihan di wilayah Kabupaten Kendal.
Sementara itu, Ketua Pimda TSPM 070 Kabupaten Kendal, Suprapto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan LKPTS merupakan salah satu program prioritas organisasi dalam rangka mempercepat kaderisasi pelatih. Menurutnya, kebutuhan tenaga pelatih Tapak Suci yang kompeten terus meningkat seiring berkembangnya unit latihan di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan perguruan Tapak Suci di Kabupaten Kendal.
"Melalui LKPTS ini kami ingin melakukan percepatan kaderisasi sekaligus menyiapkan tenaga guru yang memiliki kemampuan untuk melatih Tapak Suci secara profesional. Harapannya, setiap sekolah Muhammadiyah memiliki pelatih yang kompeten sehingga pembinaan prestasi, pembentukan karakter, dan penguatan ideologi Muhammadiyah dapat berjalan secara optimal," ujar Suprapto.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kendal bersama Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) terus mendorong penguatan Tapak Suci sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang berperan dalam pembinaan karakter, kaderisasi, serta pengembangan prestasi siswa di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Dalam penyelenggaraan LKPTS Tahap II ini, Lazismu Kabupaten Kendal turut memberikan dukungan nyata melalui subsidi anggaran pelaksanaan kegiatan, sehingga proses pembinaan kader pelatih dapat berlangsung dengan baik dan tetap terjangkau bagi seluruh peserta. Dukungan tersebut merupakan wujud komitmen Lazismu Kendal dalam mendukung program pendidikan, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia Muhammadiyah, khususnya melalui pembinaan kader Tapak Suci yang memiliki kompetensi kepelatihan, jiwa kepemimpinan, akhlak Islami, serta semangat pengabdian kepada umat.
Suprapto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, sinergi antara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kendal, Majelis Dikdasmen & PNF, Lazismu Kabupaten Kendal, para pendekar, pelatih, dan seluruh kader Tapak Suci menjadi modal penting dalam mencetak pelatih-pelatih yang berkualitas. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan setiap sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Kendal semakin memiliki tenaga pelatih yang profesional sehingga pembinaan Tapak Suci dapat berjalan lebih terarah, berkesinambungan, dan mampu melahirkan kader serta atlet berprestasi.
Melalui penyelenggaraan LKPTS yang berkesinambungan, Pimda TSPM 070 Kendal optimistis akan lahir semakin banyak kader pelatih yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengemban amanah pembinaan di berbagai unit latihan. Selain meningkatkan kemampuan bela diri, program ini juga menjadi sarana mencetak kader Muhammadiyah yang tangguh, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap mengabdikan diri untuk kemajuan Persyarikatan, umat, bangsa, dan negara.


Komentar