FORTASI Pondok Pesantren Darul Arqom 4 Ringinarum Kenalkan Nilai-Nilai Tapak Suci kepada Santri Baru


Kendal, Sabtu, 18 Juli 2026 – Pondok Pesantren Darul Arqom 4 Ringinarum menggelar kegiatan Forum Ta'aruf dan Orientasi Santri (FORTASI) sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan pesantren bagi santri baru. Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang seni bela diri, dakwah, dan pembinaan kader. Materi ini diikuti oleh 28 peserta dengan penuh antusias.

Penyampaian materi Tapak Suci disampaikan oleh Kader Tapak Suci Dwi Haryanto, yang mengajak para santri memahami bahwa Tapak Suci bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter Islami, kedisiplinan, keberanian, serta semangat dakwah amar makruf nahi mungkar. Tapak Suci merupakan organisasi pencak silat yang berasaskan Islam, bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah, serta berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. 

Dalam penyampaiannya, Dwi Hartanto menjelaskan sejarah berdirinya Tapak Suci, yang resmi didirikan pada 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta sebagai hasil pengembangan tradisi pencak silat yang dipadukan dengan nilai-nilai Islam dan dakwah Muhammadiyah. Para peserta juga dikenalkan dengan perjalanan Tapak Suci hingga menjadi salah satu perguruan historis anggota IPSI dan berkembang di berbagai daerah bahkan mancanegara. 

Materi berikutnya membahas maksud dan tujuan Tapak Suci, yaitu mendidik dan membina keterampilan pencak silat sebagai seni bela diri Indonesia, menjaga kemurnian pencak silat yang selaras dengan ajaran Islam, membentuk kader Muhammadiyah, serta menjadikan seni bela diri sebagai media dakwah amar makruf nahi mungkar. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan utama dalam setiap proses pembinaan anggota Tapak Suci. 

Selain materi teori, peserta juga diperkenalkan dengan jurus-jurus Tapak Suci, mulai dari pengenalan jurus dasar hingga gambaran jenjang pembelajaran yang akan ditempuh apabila mengikuti latihan secara berkelanjutan. Penjelasan ini memberikan motivasi kepada para santri untuk mengenal lebih dekat seni bela diri khas Muhammadiyah yang tidak hanya mengutamakan kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan akhlak, disiplin, dan jiwa persaudaraan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang menunjukkan tingginya minat para santri terhadap Tapak Suci. Melalui materi ini, diharapkan para santri baru memiliki pemahaman yang benar mengenai Tapak Suci sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Pimda Tapak Suci Kendal Suprapto menyampaikan terimakasih kepada Jajaran Pimpinan Muhammadiyah Kendal, Majelis Dikdasmen dan PNF, serta Pimpinan Darul Arqom 4 Ringin Arum. Suprapto menyampaikan bahwa FORTASI Pondok Pesantren Darul Arqom 4 Ringinarum menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan Kemuhammadiyahan kepada santri sejak awal masa pendidikan. "Diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader muda yang tangguh, disiplin, serta siap menjadi penerus dakwah Muhammadiyah dengan semangat semboyan Tapak Suci, "Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah", tegas Suprapto.

--------------------------------------------------------------------------------

Ingin bantu ber-infaq untuk syiar dakwah Perguruan Tapak Suci? transfer ke Rekening BNI nomor 1348865236 an. Tapak Suci Kendal

Komentar