Darul Arqom Patean Selenggarakan FORTASI Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Bekali Ratusan Santri Baru dengan Beladiri dan Nilai Keislaman
Kendal – Pondok Pesantren Darul Arqom Patean Kendal menyelenggarakan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada Senin (20/7/2026) sebagai bagian dari rangkaian penyambutan santri baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri baru dengan tujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, semangat kemuhammadiyahan, serta memperkenalkan Tapak Suci sebagai perguruan seni bela diri yang menjadi organisasi otonom Muhammadiyah.
FORTASI menjadi momentum awal bagi para santri untuk mengenal budaya pesantren sekaligus memahami peran Tapak Suci sebagai sarana pembinaan akhlak, kedisiplinan, kepemimpinan, dan dakwah amar ma'ruf nahi munkar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri memiliki bekal karakter yang kuat serta siap menjadi kader umat dan kader Persyarikatan Muhammadiyah.
Pemateri Fortasi: Pendekar ustadz Khaerudin, Ustadz Saeful dan Ustadz Riyan
Kegiatan menghadirkan para pendekar dan kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai narasumber, yaitu Pendekar Khoirudin, Pendekar Ali Syahid, Kader Saiful Amri, Kader Feri, Kader Sibaq, Kader Titin, serta Mbak Aulia. Para pemateri menyampaikan materi secara komunikatif dan interaktif yang dipadukan dengan praktik lapangan sehingga mampu meningkatkan antusiasme para peserta.
Pemateri Fortasi Pendekar Ali Syahid
Materi pertama mengangkat tema Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Pada sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjadikan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup, memahami gerakan dakwah Muhammadiyah, serta membangun karakter muslim yang berakhlak mulia, disiplin, dan berkemajuan. Para santri juga diajak memahami bahwa setiap aktivitas di Tapak Suci merupakan bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT.
Pemateri Fortasi Ustadz Ferry Chafidin
Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai Sejarah Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Dalam sesi ini dijelaskan perjalanan berdirinya Tapak Suci, filosofi lambang perguruan, tujuan organisasi, serta perannya dalam membina generasi muda Muhammadiyah melalui pendidikan mental, spiritual, intelektual, dan keterampilan bela diri yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Sebagai bentuk implementasi materi, para santri mengikuti sesi latihan ragawi dan praktik Salam Perguruan Tapak Suci. Seluruh peserta diajak mempraktikkan gerakan dasar untuk melatih koordinasi tubuh, kedisiplinan, konsentrasi, dan kekompakan. Selain itu, para santri diperkenalkan tata cara Salam Perguruan Tapak Suci sebagai simbol penghormatan, persaudaraan, dan komitmen dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta kehormatan perguruan.
Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Ratusan santri baru mengikuti setiap sesi dengan antusias, menunjukkan semangat belajar yang tinggi sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Darul Arqom Patean.
Melalui kegiatan FORTASI ini, Pondok Pesantren Darul Arqom Patean Kendal menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan pendidikan agama, tetapi juga memiliki karakter tangguh, disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui pembinaan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Dokumentasi kegiatan Fortasi Pondok pesantren Darul Arqom Patean Kendal
Dihubungi terpisah, Ketua Pimda Tapak Suci Kendal Suprapto menyatakan bahwa FORTASI Tapak Suci diharapkan menjadi fondasi awal bagi lahirnya kader-kader Muhammadiyah yang berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap mengabdikan diri untuk agama, bangsa, serta Persyarikatan Muhammadiyah. "Terimakasih kepada Jajaran Pimpinan Muhammadiyah Kendal, Majelis Dikdasmen dan PNF serta Pimpinan Darul Arqom Patean Kendal yang telah mendukung pelaksanaan program ini", tambahnya.







Komentar