Semangat Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah semakin terasa di Kabupaten Kendal. Hingga pendataan sementara, ratusan kader, siswa, pelatih, dan pendamping dari berbagai Pimpinan Cabang serta amal usaha Muhammadiyah di Kendal telah menyatakan kesiapannya untuk hadir sebagai peserta penggembira pada Opening Ceremony Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu, 8 Agustus 2026. Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi arena, tetapi menjadi bukti nyata kecintaan dan kebanggaan terhadap Tapak Suci yang kini memasuki babak baru perjalanan organisasinya.
Data sementara menunjukkan antusiasme yang luar biasa. MIM Mulyosari siap memberangkatkan 35 peserta menggunakan 1 bus. SD Muhammadiyah Sukorejo mengirimkan 30 peserta dengan 1 bus. Dari MIM Pagersari, sebanyak 66 siswa didampingi 9 pendamping akan berangkat menggunakan 2 bus medium dan 1 mobil Luxio. Sementara itu, Pondok Pesantren Darul Arqam menjadi kontingen terbesar dengan 160 peserta yang diberangkatkan menggunakan 3 bus. Dari wilayah Weleri, sebanyak 70 peserta siap berangkat dengan sekitar 10 kendaraan pribadi, sedangkan SD Muhammadiyah Pegandon turut berpartisipasi dengan 6 peserta menggunakan 1 mobil. Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan diperkirakan terus bertambah hingga hari keberangkatan.
Bagi keluarga besar Tapak Suci Kendal, Muktamar bukan sekadar agenda lima tahunan. Ini adalah momentum silaturahmi nasional, mempererat ukhuwah antarpendekar dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara, sekaligus menunjukkan bahwa Tapak Suci terus tumbuh sebagai organisasi yang modern, berprestasi, dan berkemajuan. Kehadiran kader-kader muda dari Kendal diharapkan menjadi pengalaman berharga yang akan menumbuhkan semangat berorganisasi, memperluas wawasan, sekaligus memperkokoh kecintaan terhadap Persyarikatan Muhammadiyah.
Ketua Pimda 070 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Kendal, Suprapto, mengajak seluruh peserta untuk menjadi duta Tapak Suci yang membanggakan. Ia mengingatkan bahwa setiap kader yang mengenakan seragam merah bukan hanya membawa nama pribadi atau daerah, tetapi juga membawa nama baik Tapak Suci dan Muhammadiyah. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga akhlak, adab, kesantunan, disiplin, serta ketertiban selama perjalanan maupun selama mengikuti rangkaian kegiatan Muktamar. "Pendekar sejati bukan hanya dikenal karena ketangguhan fisiknya, tetapi juga karena keluhuran akhlaknya. Tunjukkan keramahan, saling menghormati, patuhi arahan panitia, jaga kebersihan, dan jadilah teladan di mana pun berada," pesannya.
Dengan semangat "Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia," keluarga besar Tapak Suci Kabupaten Kendal siap menjadi bagian dari sejarah Muktamar XVI. Semoga perjalanan seluruh rombongan diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan oleh Allah Swt., serta kehadiran mereka menjadi energi positif bagi suksesnya Muktamar. Sampai jumpa di Semarang! Mari kita ramaikan Muktamar XVI dengan semangat persaudaraan, sportivitas, dan akhlak mulia. Jayalah Tapak Suci!

Komentar